91. QS. Asy-Syams (Matahari) 15 ayat

  • وَالشَّمۡسِ وَضُحٰٮهَا
    1. Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari,
  • وَالۡقَمَرِ اِذَا تَلٰٮهَا
    2. demi bulan apabila mengiringinya,
  • وَالنَّهَارِ اِذَا جَلّٰٮهَا
    3. demi siang apabila menampakkannya,
  • وَالَّيۡلِ اِذَا يَغۡشٰٮهَا
    4. demi malam apabila menutupinya (gelap gulita),
  • وَالسَّمَآءِ وَمَا بَنٰٮهَا
    5. demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan),
  • وَالۡاَرۡضِ وَمَا طَحٰٮهَا
    6. demi bumi serta penghamparannya,
  • وَنَفۡسٍ وَّمَا سَوّٰٮهَا
    7. demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya,
  • فَاَلۡهَمَهَا فُجُوۡرَهَا وَتَقۡوٰٮهَا
    8. maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,
  • قَدۡ اَفۡلَحَ مَنۡ زَكّٰٮهَا
    9. sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu),
  • وَقَدۡ خَابَ مَنۡ دَسّٰٮهَا
    10. dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.
  • كَذَّبَتۡ ثَمُوۡدُ بِطَغۡوٰٮهَآ
    11. (Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zhalim),
  • اِذِ انۡۢبَعَثَ اَشۡقٰٮهَا
    12. ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,
  • فَقَالَ لَهُمۡ رَسُوۡلُ اللّٰهِ نَاقَةَ اللّٰهِ وَسُقۡيٰهَا
    13. lalu Rasul Allah (Shalih) berkata kepada mereka, “(Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya.”
  • فَكَذَّبُوۡهُ فَعَقَرُوۡهَا ۙفَدَمۡدَمَ عَلَيۡهِمۡ رَبُّهُمۡ بِذَنۡۢبِهِمۡ فَسَوّٰٮهَا
    14. Namun mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah),
  • وَلَا يَخَافُ عُقۡبٰهَا
    15. dan Dia tidak takut terhadap akibatnya.

89. QS. Al-Fajr (Fajar) 30 ayat

  • وَالۡفَجۡرِۙ
    1. Demi fajar,
  • وَلَيَالٍ عَشۡرٍۙ
    2. demi malam yang sepuluh
  • وَّالشَّفۡعِ وَالۡوَتۡرِۙ‏
    3. demi yang genap dan yang ganjil,
  • وَالَّيۡلِ اِذَا يَسۡرِ‌ۚ
    4. demi malam apabila berlalu.
  • هَلۡ فِىۡ ذٰلِكَ قَسَمٌ لِّذِىۡ حِجۡرٍؕ
    5. Adakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) bagi orang-orang yang berakal?
  • اَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ
    6. Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) ‘Ad?
  • اِرَمَ ذَاتِ الۡعِمَادِ
    7. (yaitu) penduduk Iram (ibukota kaum ‘Ad) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,
  • الَّتِىۡ لَمۡ يُخۡلَقۡ مِثۡلُهَا فِى الۡبِلَادِ
    8. yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain,
  • وَثَمُوۡدَ الَّذِيۡنَ جَابُوا الصَّخۡرَ بِالۡوَادِ
    9. dan (terhadap) kaum ¤amud yang memotong batu-batu besar di lembah,
  • وَفِرۡعَوۡنَ ذِى الۡاَوۡتَادِ
    10. dan (terhadap) Fir‘aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar),
  • الَّذِيۡنَ طَغَوۡا فِى الۡبِلَادِ
    11. yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
  • فَاَكۡثَرُوۡا فِيۡهَا الۡفَسَادَ
    12. lalu mereka banyak berbuat kerusakan dalam negeri itu,
  • فَصَبَّ عَلَيۡهِمۡ رَبُّكَ سَوۡطَ عَذَابٍ
    13. karena itu Tuhanmu menimpakan cemeti azab kepada mereka,
  • اِنَّ رَبَّكَ لَبِالۡمِرۡصَادِؕ
    14. sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.
  • فَاَمَّا الۡاِنۡسَانُ اِذَا مَا ابۡتَلٰٮهُ رَبُّهٗ فَاَكۡرَمَهٗ وَنَعَّمَهٗ ۙ فَيَقُوۡلُ رَبِّىۡۤ اَكۡرَمَنِؕ‏
    15. Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.”
  • وَاَمَّاۤ اِذَا مَا ابۡتَلٰٮهُ فَقَدَرَ عَلَيۡهِ رِزۡقَهٗ فَيَقُوۡلُ رَبِّىۡۤ اَهَانَنِ‌ۚ
    16. Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, “Tuhanku telah menghinaku.”
  • كَلَّا‌ بَلۡ لَّا تُكۡرِمُوۡنَ الۡيَتِيۡمَۙ
    17. Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,
  • وَلَا تَحٰٓضُّوۡنَ عَلٰى طَعَامِ الۡمِسۡكِيۡنِۙ‏
    18. dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
  • وَتَاۡكُلُوۡنَ التُّرَاثَ اَكۡلًا لَّـمًّا ۙ‏
    19. sedangkan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),
  • وَّتُحِبُّوۡنَ الۡمَالَ حُبًّا جَمًّا ؕ‏
    20. dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.
  • كَلَّاۤ اِذَا دُكَّتِ الۡاَرۡضُ دَكًّا دَكًّا
    21. Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),
  • وَّجَآءَ رَبُّكَ وَالۡمَلَكُ صَفًّا صَفًّا
    22. dan datanglah Tuhanmu; dan malaikat berbaris-baris,
  • وَجِاىْٓءَ يَوۡمَٮِٕذٍۢ بِجَهَنَّمَ ۙ‌ يَوۡمَٮِٕذٍ يَّتَذَكَّرُ الۡاِنۡسَانُ وَاَنّٰى لَـهُ الذِّكۡرٰىؕ
    23. dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu.
  • يَقُوۡلُ يٰلَيۡتَنِىۡ قَدَّمۡتُ لِحَـيَاتِى‌ۚ
    24. Dia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.”
  • فَيَوۡمَٮِٕذٍ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهٗۤ اَحَدٌ
    25. Maka pada hari itu tidak ada seorang pun yang mengazab seperti azab-Nya (yang adil),
  • وَّلَا يُوۡثِقُ وَثَاقَهٗۤ اَحَدٌ
    26. dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya.
  • يٰۤاَيَّتُهَا النَّفۡسُ الۡمُطۡمَٮِٕنَّةُ
    27. Wahai jiwa yang tenang!
  • ارۡجِعِىۡۤ اِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرۡضِيَّةً‌
    28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya.
  • فَادۡخُلِىۡ فِىۡ عِبٰدِىۙ
    29. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku,
  • وَادۡخُلِىۡ جَنَّتِى
    30. dan masuklah ke dalam surga-Ku

88. QS. Al-Ghasyiyah (Hari Pembalasan) 26 ayat

هَلۡ اَتٰٮكَ حَدِيۡثُ الۡغَاشِيَةِؕ
  • 1. Sudahkah sampai kepadamu berita tentang (hari Kiamat)?
  • وُجُوۡهٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ خَاشِعَةٌ
    2. Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk terhina,
  • عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ
    3. (karena) bekerja keras lagi kepayahan,
  • تَصۡلٰى نَارًا حَامِيَةً
    4. mereka memasuki api yang sangat panas (neraka),
  • تُسۡقٰى مِنۡ عَيۡنٍ اٰنِيَةٍؕ
    5. diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas.
  • لَـيۡسَ لَهُمۡ طَعَامٌ اِلَّا مِنۡ ضَرِيۡعٍۙ
    6. Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,
  • لَّا يُسۡمِنُ وَلَا يُغۡنِىۡ مِنۡ جُوۡعٍؕ
    7. yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.
  • وُجُوۡهٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ نَّاعِمَةٌ
    8. Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,
  • لِّسَعۡيِهَا رَاضِيَةٌ
    9. merasa senang karena usahanya (sendiri),
  • فِىۡ جَنَّةٍ عَالِيَةٍۙ
    10. (mereka) dalam surga yang tinggi,
  • لَّا تَسۡمَعُ فِيۡهَا لَاغِيَةً
    11. di sana (kamu) tidak mendengar perkataan yang tidak berguna.
  • فِيۡهَا عَيۡنٌ جَارِيَةٌ‌
    12. Di sana ada mata air yang mengalir.
  • فِيۡهَا سُرُرٌ مَّرۡفُوۡعَةٌ
    13. Di sana ada dipan-dipan yang ditinggikan,
  • وَّاَكۡوَابٌ مَّوۡضُوۡعَةٌ
    14. dan gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya),
  • وَّنَمَارِقُ مَصۡفُوۡفَةٌ
    15. dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,
  • وَّزَرَابِىُّ مَبۡثُوۡثَةٌ
    16. dan permadani-permadani yang terhampar.
  • اَفَلَا يَنۡظُرُوۡنَ اِلَى الۡاِ بِلِ كَيۡفَ خُلِقَتۡ
    17. Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan?
  • وَاِلَى السَّمَآءِ كَيۡفَ رُفِعَتۡ
    18. dan langit, bagaimana ditinggikan?
  • وَاِلَى الۡجِبَالِ كَيۡفَ نُصِبَتۡ
    19. Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan?
  • وَاِلَى الۡاَرۡضِ كَيۡفَ سُطِحَتۡ
    20. Dan bumi bagaimana dihamparkan?
  • فَذَكِّرۡ اِنَّمَاۤ اَنۡتَ مُذَكِّرٌ
    21. Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.
  • لَـسۡتَ عَلَيۡهِمۡ بِمُصَۜيۡطِرٍۙ
    22. Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka,
  • اِلَّا مَنۡ تَوَلّٰى وَكَفَرَۙ
    23. kecuali (jika ada) orang yang berpaling dan kafir,
  • فَيُعَذِّبُهُ اللّٰهُ الۡعَذَابَ الۡاَكۡبَرَؕ
    24. maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar.
  • اِنَّ اِلَيۡنَاۤ اِيَابَهُمۡۙ‏
    25. Sungguh, kepada Kamilah mereka kembali,
  • ثُمَّ اِنَّ عَلَيۡنَا حِسَابَهُمْ
    26. kemudian sesungguhnya (kewajiban) Kamilah membuat perhitungan atas mereka

87. QS. Al-Ala (Yang Paling Tinggi) 19 ayat

  • سَبِّحِ اسۡمَ رَبِّكَ الۡاَعۡلَىۙ‏
    1. Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi,
  • الَّذِىۡ خَلَقَ فَسَوّٰى
    2. Yang menciptakan, lalu menyempurnakan (ciptaan-Nya).
  • وَالَّذِىۡ قَدَّرَ فَهَدٰى
    3. Yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,
  • وَالَّذِىۡۤ اَخۡرَجَ الۡمَرۡعٰى
    4. dan Yang menumbuhkan rerumputan,
  • فَجَعَلَهٗ غُثَآءً اَحۡوٰىؕ
    5. lalu dijadikan-Nya (rumput-rumput) itu kering kehitam-hitaman.
  • سَنُقۡرِئُكَ فَلَا تَنۡسٰٓىۙ
    6. Kami akan membacakan (Al-Qur’an) kepadamu (Muhammad) sehingga engkau tidak akan lupa,
  • اِلَّا مَا شَآءَ اللّٰهُ‌ؕ اِنَّهٗ يَعۡلَمُ الۡجَهۡرَ وَمَا يَخۡفٰىؕ
    7. kecuali jika Allah menghendaki. Sungguh, Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
  • وَنُيَسِّرُكَ لِلۡيُسۡرٰى
    8. Dan Kami akan memudahkan bagimu ke jalan kemudahan (mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat),
  • فَذَكِّرۡ اِنۡ نَّفَعَتِ الذِّكۡرٰىؕ
    9. oleh sebab itu berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat,
  • سَيَذَّكَّرُ مَنۡ يَّخۡشٰىۙ
    10. orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran,
  • وَيَتَجَنَّبُهَا الۡاَشۡقَىۙ
    11. dan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya,
  • الَّذِىۡ يَصۡلَى النَّارَ الۡكُبۡرٰى‌ۚ
    12. (yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka),
  • ثُمَّ لَا يَمُوۡتُ فِيۡهَا وَلَا يَحۡيٰىؕ
    13. selanjutnya dia di sana tidak mati dan tidak (pula) hidup.
  • قَدۡ اَفۡلَحَ مَنۡ تَزَكّٰىۙ
    14. Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri (dengan beriman),
  • وَذَكَرَ اسۡمَ رَبِّهٖ فَصَلّٰى‌
    15. dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia shalat.
  • بَلۡ تُؤۡثِرُوۡنَ الۡحَيٰوةَ الدُّنۡيَا
    16. Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia,
  • وَالۡاٰخِرَةُ خَيۡرٌ وَّ اَبۡقٰىؕ‏
    17. padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
  • اِنَّ هٰذَا لَفِى الصُّحُفِ الۡاُوۡلٰىۙ
    18. Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,
  • صُحُفِ اِبۡرٰهِيۡمَ وَمُوۡسٰى
    19. (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa.

86. QS. At-Tariq (Yang Datang Di Malam Hari) 17 ayat

  • وَالسَّمَآءِ وَالطَّارِقِۙ
    1. Demi langit dan yang datang pada malam hari.
  • وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا الطَّارِقُۙ‏
    2. Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
  • النَّجۡمُ الثَّاقِبُۙ‏
    3. (yaitu) bintang yang bersinar tajam,
  • اِنۡ كُلُّ نَفۡسٍ لَّمَّا عَلَيۡهَا حَافِظٌؕ
    4. setiap orang pasti ada penjaganya.
  • فَلۡيَنۡظُرِ الۡاِنۡسَانُ مِمَّ خُلِقَؕ
    5. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan.
  • خُلِقَ مِنۡ مَّآءٍ دَافِقٍۙ
    6. Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar,
  • يَّخۡرُجُ مِنۡۢ بَيۡنِ الصُّلۡبِ وَالتَّرَآٮِٕبِؕ
    7. yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada.
  • اِنَّهٗ عَلٰى رَجۡعِهٖ لَقَادِرٌؕ
    8. Sungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati).
  • يَوۡمَ تُبۡلَى السَّرَآٮِٕرُۙ‏
    9. Pada hari ditampakkan segala rahasia,
  • فَمَا لَهٗ مِنۡ قُوَّةٍ وَّلَا نَاصِرٍؕ
    10. maka manusia tidak lagi mempunyai suatu kekuatan dan tidak (pula) ada penolong.
  • وَالسَّمَآءِ ذَاتِ الرَّجۡعِۙ‏
    11. Demi langit yang mengandung hujan,
  • وَالۡاَرۡضِ ذَاتِ الصَّدۡعِۙ
    12. dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
  • اِنَّهٗ لَقَوۡلٌ فَصۡلٌۙ
    13. sungguh, (Al-Qur’an) itu benar-benar firman pemisah (antara yang hak dan yang batil),
  • وَّمَا هُوَ بِالۡهَزۡلِؕ
    14. dan (Al-Qur’an) itu bukanlah sendagurauan.
  • اِنَّهُمۡ يَكِيۡدُوۡنَ كَيۡدًا
    15. Sungguh, mereka (orang kafir) merencanakan tipu daya yang jahat.
  • وَّاَكِيۡدُ كَيۡدًا
    16. Dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) yang jitu.
  • فَمَهِّلِ الۡكٰفِرِيۡنَ اَمۡهِلۡهُمۡ رُوَيۡدًا
    17. Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir itu. Berilah mereka itu kesempatan untuk sementara waktu.

85. QS. Al-Buruj (Gugusan Bintang) 22 ayat

  • وَالسَّمَآءِ ذَاتِ الۡبُرُوۡجِۙ
    1. Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,
  • وَالۡيَوۡمِ الۡمَوۡعُوۡدِۙ‏
    2. dan demi hari yang dijanjikan.
  • وَشَاهِدٍ وَّمَشۡهُوۡدٍؕ
    3. Demi yang menyaksikan dan yang disaksikan.
  • قُتِلَ اَصۡحٰبُ الۡاُخۡدُوۡدِۙ
    4. Binasalah orang-orang yang membuat parit (yaitu para pembesar Najran di Yaman),
  • النَّارِ ذَاتِ الۡوَقُوۡدِۙ
    5. yang berapi (yang mempunyai) kayu bakar,
  • اِذۡ هُمۡ عَلَيۡهَا قُعُوۡدٌ
    6. ketika mereka duduk di sekitarnya,
  • وَّهُمۡ عَلٰى مَا يَفۡعَلُوۡنَ بِالۡمُؤۡمِنِيۡنَ شُهُوۡدٌ
    7. sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang mukmin.
  • وَمَا نَقَمُوۡا مِنۡهُمۡ اِلَّاۤ اَنۡ يُّؤۡمِنُوۡا بِاللّٰهِ الۡعَزِيۡزِ الۡحَمِيۡدِۙ
    8. Dan mereka menyiksa orang-orang mukmin itu hanya karena (orang-orang mukmin itu) beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa, Maha Terpuji,
  • الَّذِىۡ لَهٗ مُلۡكُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ؕ وَ اللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ شَهِيۡدٌ
    9. yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
  • اِنَّ الَّذِيۡنَ فَتَـنُوا الۡمُؤۡمِنِيۡنَ وَ الۡمُؤۡمِنٰتِ ثُمَّ لَمۡ يَتُوۡبُوۡا فَلَهُمۡ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمۡ عَذَابُ الۡحَرِيۡقِؕ
    10. Sungguh, orang-orang yang mendatangkan cobaan (bencana, membunuh, menyiksa) kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan lalu mereka tidak bertobat, maka mereka akan mendapat azab Jahanam dan mereka akan mendapat azab (neraka) yang membakar.
  • اِنَّ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمۡ جَنّٰتٌ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ ؕ ذٰلِكَ الۡفَوۡزُ الۡكَبِيۡرُؕ
    11. Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, itulah kemenangan yang agung.
  • اِنَّ بَطۡشَ رَبِّكَ لَشَدِيۡدٌ
    12. Sungguh, azab Tuhanmu sangat keras.
  • اِنَّهٗ هُوَ يُبۡدِئُ وَيُعِيۡدُ‌
    13. Sungguh, Dialah yang memulai pen-ciptaan (makhluk) dan yang menghidupkannya (kembali).
  • وَهُوَ الۡغَفُوۡرُ الۡوَدُوۡدُۙ
    14. Dan Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Pengasih,
  • ذُو الۡعَرۡشِ الۡمَجِيۡدُ
    15. yang memiliki ‘Arsy, lagi Mahamulia,
  • فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيۡدُ
    16. Mahakuasa berbuat apa yang Dia kehendaki.
  • هَلۡ اَتٰٮكَ حَدِيۡثُ الۡجُـنُوۡدِۙ
    17. Sudahkah sampai kepadamu berita tentang bala tentara (penentang),
  • فِرۡعَوۡنَ وَثَمُوۡدَؕ
    18. (yaitu) Fir‘aun dan Tsamud?
  • بَلِ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا فِىۡ تَكۡذِيۡبٍۙ
    19. Memang orang-orang kafir (selalu) mendustakan,
  • وَّاللّٰهُ مِنۡ وَّرَآٮِٕهِمۡ مُّحِيۡطٌۚ
    20. padahal Allah mengepung dari belakang mereka (sehingga tidak dapat lolos).
  • بَلۡ هُوَ قُرۡاٰنٌ مَّجِيۡدٌ
    21. Bahkan (yang didustakan itu) ialah Al-Qur’an yang mulia,
  • فِىۡ لَوۡحٍ مَّحۡفُوۡظٍ
    22. yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauh Mahfuzh)

84. QS. Al-Insyiqaq (Terbelah) 25 ayat

  • اِذَا السَّمَآءُ انْشَقَّتۡ
    1. Apabila langit terbelah,
  • وَاَذِنَتۡ لِرَبِّهَا وَحُقَّتۡ
    2. dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh,
  • وَاِذَا الۡاَرۡضُ مُدَّتۡؕ
    3. dan apabila bumi diratakan,
  • وَاَلۡقَتۡ مَا فِيۡهَا وَتَخَلَّتۡ
    4. dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
  • وَاَذِنَتۡ لِرَبِّهَا وَحُقَّتۡؕ
    5. dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh.
  • يٰۤاَيُّهَا الۡاِنۡسَانُ اِنَّكَ كَادِحٌ اِلٰى رَبِّكَ كَدۡحًا فَمُلٰقِيۡهِ‌ۚ
    6. Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya.
  • فَاَمَّا مَنۡ اُوۡتِىَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيۡنِهٖۙ
    7. Maka adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya,
  • فَسَوۡفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَّسِيۡرًا
    8. maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,
  • وَّيَنۡقَلِبُ اِلٰٓى اَهۡلِهٖ مَسۡرُوۡرًا
    9. dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
  • وَاَمَّا مَنۡ اُوۡتِىَ كِتٰبَهٗ وَرَآءَ ظَهۡرِهٖۙ
    10. Dan adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah belakang,
  • فَسَوۡفَ يَدۡعُوۡا ثُبُوۡرًا
    11. maka dia akan berteriak, “Celakalah aku!”
  • وَّيَصۡلٰى سَعِيۡرًا ؕ‏
    12. Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
  • اِنَّهٗ كَانَ فِىۡۤ اَهۡلِهٖ مَسۡرُوۡرًا
    13. Sungguh, dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir).
  • اِنَّهٗ ظَنَّ اَنۡ لَّنۡ يَّحُوۡرَ
    14. Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhannya).
  • بَلٰٓى ۛۚ اِنَّ رَبَّهٗ كَانَ بِهٖ بَصِيۡرًا
    15. Tidak demikian, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
  • فَلَاۤ اُقۡسِمُ بِالشَّفَقِۙ
    16. Maka Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,
  • وَالَّيۡلِ وَمَا وَسَقَۙ‏
    17. demi malam dan apa yang diselubunginya,
  • وَالۡقَمَرِ اِذَا اتَّسَقَۙ
    18. demi bulan apabila jadi purnama,
  • لَتَرۡكَبُنَّ طَبَقًا عَنۡ طَبَقٍؕ
    19. sungguh, akan kamu jalani tingkat demi tingkat (dalam kehidupan).
  • فَمَا لَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُوۡنَۙ
    20. Maka mengapa mereka tidak mau beriman?
  • وَاِذَا قُرِئَ عَلَيۡهِمُ الۡقُرۡاٰنُ لَا يَسۡجُدُوۡنَ ؕ ۩‏
    21. Dan apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,
  • بَلِ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا يُكَذِّبُوۡنَ
    22. bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).
  • وَاللّٰهُ اَعۡلَمُ بِمَا يُوۡعُوۡنَ
    23. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
  • فَبَشِّرۡهُمۡ بِعَذَابٍ اَلِيۡمٍۙ
    24. Maka sampaikanlah kepada mereka (ancaman) azab yang pedih,
  • اِلَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمۡ اَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُوۡنٍ
    25. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya.

83. QS. Al-Mutaffifin (Orang-Orang yang Curang) 36 ayat

  • وَيۡلٌ لِّلۡمُطَفِّفِيۡنَ
    1. Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!
  • الَّذِيۡنَ اِذَا اكۡتَالُوۡا عَلَى النَّاسِ يَسۡتَوۡفُوۡنَ
    2. (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan,
  • وَاِذَا كَالُوۡهُمۡ اَوْ وَّزَنُوۡهُمۡ يُخۡسِرُوۡنَؕ
    3. dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi.
  • اَلَا يَظُنُّ اُولٰٓٮِٕكَ اَنَّهُمۡ مَّبۡعُوۡثُوۡنَ
    4. Tidakkah mereka itu mengira, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,
  • لِيَوۡمٍ عَظِيۡمٍ
    5. pada suatu hari yang besar,
  • يَّوۡمَ يَقُوۡمُ النَّاسُ لِرَبِّ الۡعٰلَمِيۡنَؕ‏
    6. (yaitu) pada hari (ketika) semua orang bangkit menghadap Tuhan seluruh alam.
  • كَلَّاۤ اِنَّ كِتٰبَ الۡفُجَّارِ لَفِىۡ سِجِّيۡنٍؕ
    7. Sekali-kali jangan begitu! Sesungguhnya catatan orang yang durhaka benar-benar tersimpan dalam Sijjn.
  • وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا سِجِّيۡنٌؕ‏
    8. Dan tahukah engkau apakah Sijjn itu?
  • كِتٰبٌ مَّرۡقُوۡمٌؕ
    9. (Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal).
  • وَيۡلٌ يَّوۡمَٮِٕذٍ لِّلۡمُكَذِّبِيۡنَ
    10. Celakalah pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan!
  • الَّذِيۡنَ يُكَذِّبُوۡنَ بِيَوۡمِ الدِّيۡنِؕ‏
    11. (yaitu) orang-orang yang mendustakannya (hari pembalasan).
  • وَمَا يُكَذِّبُ بِهٖۤ اِلَّا كُلُّ مُعۡتَدٍ اَثِيۡمٍ
    12. Dan tidak ada yang mendustakannya (hari pembalasan) kecuali setiap orang yang melampaui batas dan berdosa,
  • اِذَا تُتۡلٰى عَلَيۡهِ اٰيٰتُنَا قَالَ اَسَاطِيۡرُ الۡاَوَّلِيۡنَؕ
    13. yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, “Itu adalah dongeng orang-orang dahulu.”
  • كَلَّا‌ بَلۡ ۜ رَانَ عَلٰى قُلُوۡبِهِمۡ مَّا كَانُوۡا يَكۡسِبُوۡنَ
    14. Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.
  • كَلَّاۤ اِنَّهُمۡ عَنۡ رَّبِّهِمۡ يَوۡمَٮِٕذٍ لَّمَحۡجُوۡبُوۡنَ‌ؕ‏
    15. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhannya.
  • ثُمَّ اِنَّهُمۡ لَصَالُوا الۡجَحِيۡمِؕ
    16. Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.
  • ثُمَّ يُقَالُ هٰذَا الَّذِىۡ كُنۡتُمۡ بِهٖ تُكَذِّبُوۡنَؕ
    17. Kemudian, dikatakan (kepada mereka), “Inilah (azab) yang dahulu kamu dustakan.”
  • كَلَّاۤ اِنَّ كِتٰبَ الۡاَبۡرَارِ لَفِىۡ عِلِّيِّيۡنَؕ
    18. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam ’Illiyyn.
  • وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا عِلِّيُّوۡنَؕ
    19. Dan tahukah engkau apakah ’Illiyyn itu?
  • كِتٰبٌ مَّرۡقُوۡمٌ
    20. (Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal),
  • يَّشۡهَدُهُ الۡمُقَرَّبُوۡنَؕ
    21. yang disaksikan oleh (malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada Allah).
  • اِنَّ الۡاَبۡرَارَ لَفِىۡ نَعِيۡمٍ
    22. Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan,
  • عَلَى الۡاَرَآٮِٕكِ يَنۡظُرُوۡنَ
    23. mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan
  • تَعۡرِفُ فِىۡ وُجُوۡهِهِمۡ نَضۡرَةَ النَّعِيۡمِ‌ۚ
    24. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang penuh kenikmatan.
  • يُسۡقَوۡنَ مِنۡ رَّحِيۡقٍ مَّخۡتُوۡمٍ
    25. Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih dilak (disegel),
  • خِتٰمُهٗ مِسۡكٌ ‌ؕ وَفِىۡ ذٰلِكَ فَلۡيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُوۡنَ
    26. laknya dari kasturi. Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
  • وَ مِزَاجُهٗ مِنۡ تَسۡنِيۡمٍ
    27. Dan campurannya dari tasnm,
  • عَيۡنًا يَّشۡرَبُ بِهَا الۡمُقَرَّبُوۡنَؕ
    28. (yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang dekat (kepada Allah).
  • اِنَّ الَّذِيۡنَ اَجۡرَمُوۡا كَانُوۡا مِنَ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا يَضۡحَكُوۡنَ
    29. Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang dahulu menertawakan orang-orang yang beriman.
  • وَاِذَا مَرُّوۡا بِهِمۡ يَتَغَامَزُوۡنَ
    30. Dan apabila mereka (orang-orang yang beriman) melintas di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya,
  • وَاِذَا انۡقَلَبُوۡۤا اِلٰٓى اَهۡلِهِمُ انْقَلَبُوۡا فَكِهِيۡنَ
    31. dan apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria.
  • وَاِذَا رَاَوۡهُمۡ قَالُوۡۤا اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَـضَآلُّوۡنَ
    32. Dan apabila mereka melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, “Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat,”
  • وَمَاۤ اُرۡسِلُوۡا عَلَيۡهِمۡ حٰفِظِيۡنَ
    33. padahal (orang-orang yang berdosa itu), mereka tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mukmin).
  • فَالۡيَوۡمَ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مِنَ الۡكُفَّارِ يَضۡحَكُوۡنَ
    34. Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman yang menertawakan orang-orang kafir,
  • عَلَى الۡاَرَآٮِٕكِۙ يَنۡظُرُوۡنَؕ‏
    35. mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
  • هَلۡ ثُوِّبَ الۡكُفَّارُ مَا كَانُوۡا يَفۡعَلُوۡنَ
    36. Apakah orang-orang kafir itu diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang telah mereka perbuat?

82. QS. Al-Infitar (Terbelah) 19 ayat

bismillahirohmanirohim

  • اِذَا السَّمَآءُ انْفَطَرَتۡ
    1. Apabila langit terbelah,
  • وَاِذَا الۡكَوَاكِبُ انْتَثَرَتۡ
    2. dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
  • وَاِذَا الۡبِحَارُ فُجِّرَتۡ
    3. dan apabila lautan dijadikan meluap,
  • وَاِذَا الۡقُبُوۡرُ بُعۡثِرَتۡ
    4. dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
  • عَلِمَتۡ نَفۡسٌ مَّا قَدَّمَتۡ وَاَخَّرَتۡؕ‏
    5. (maka) setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(nya).
  • يٰۤاَيُّهَا الۡاِنۡسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الۡكَرِيۡمِ
    6. Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Mahamulia,
  • الَّذِىۡ خَلَقَكَ فَسَوّٰٮكَ فَعَدَلَـكَ
    7. yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,
  • فِىۡۤ اَىِّ صُوۡرَةٍ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَؕ
    8. dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
  • كَلَّا بَلۡ تُكَذِّبُوۡنَ بِالدِّيۡنِ
    9. Sekali-kali jangan begitu! Bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.
  • وَاِنَّ عَلَيۡكُمۡ لَحٰـفِظِيۡنَ
    10. Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
  • كِرَامًا كَاتِبِيۡنَ
    11. yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (amal perbuatanmu),
  • يَعۡلَمُوۡنَ مَا تَفۡعَلُوۡنَ‏
    12. mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
  • اِنَّ الۡاَبۡرَارَ لَفِىۡ نَعِيۡمٍۚ
    13. Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan,
  • وَاِنَّ الۡفُجَّارَ لَفِىۡ جَحِيۡمٍ
    14. dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
  • يَّصۡلَوۡنَهَا يَوۡمَ الدِّيۡنِ
    15. Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
  • وَمَا هُمۡ عَنۡهَا بِغَآٮِٕبِيۡنَؕ‏
    16. Dan mereka tidak mungkin keluar dari neraka itu.
  • وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا يَوۡمُ الدِّيۡنِ
    17. Dan tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
  • ثُمَّ مَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا يَوۡمُ الدِّيۡنِؕ
    18. Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
  • يَوۡمَ لَا تَمۡلِكُ نَفۡسٌ لِّنَفۡسٍ شَيۡـــًٔا‌ ؕ وَالۡاَمۡرُ يَوۡمَٮِٕذٍ لِّلَّهِ
    19. (Yaitu) pada hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.

81. QS. At-Takwir (Menggulung) 29 ayat

bismillahirohmanirohim
  • اِذَا الشَّمۡسُ كُوِّرَتۡ
    1. Apabila matahari digulung,
  • وَاِذَا النُّجُوۡمُ انْكَدَرَتۡ
    2. dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
  • وَاِذَا الۡجِبَالُ سُيِّرَتۡ
    3. dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
  • وَاِذَا الۡعِشَارُ عُطِّلَتۡ
    4. dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak terurus),
  • وَاِذَا الۡوُحُوۡشُ حُشِرَتۡ
    5. dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
  • وَاِذَا الۡبِحَارُ سُجِّرَتۡ
    6. dan apabila lautan dipanaskan,
  • وَاِذَا النُّفُوۡسُ زُوِّجَتۡ
    7. dan apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuh),
  • وَاِذَا الۡمَوۡءٗدَةُ سُٮِٕلَتۡ
    8. dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,
  • بِاَىِّ ذَنۡۢبٍ قُتِلَتۡ‌ۚ
    9. karena dosa apa dia dibunuh?
  • وَاِذَا الصُّحُفُ نُشِرَتۡ
    10. Dan apabila lembaran-lembaran (catatan amal) telah dibuka lebar-lebar,
  • وَاِذَا السَّمَآءُ كُشِطَتۡ
    11. dan apabila langit dilenyapkan,
  • وَاِذَا الۡجَحِيۡمُ سُعِّرَتۡ
    12. dan apabila neraka Jahim dinyalakan,
  • وَاِذَا الۡجَـنَّةُ اُزۡلِفَتۡ
    13. dan apabila surga didekatkan,
  • عَلِمَتۡ نَفۡسٌ مَّاۤ اَحۡضَرَتۡؕ
    14. setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
  • فَلَاۤ اُقۡسِمُ بِالۡخُنَّسِ
    15. Aku bersumpah demi bintang-bintang,
  • الۡجَوَارِ الۡكُنَّسِ
    16. yang beredar dan terbenam,
  • وَالَّيۡلِ اِذَا عَسۡعَسَ
    17. demi malam apabila telah larut,
  • وَالصُّبۡحِ اِذَا تَنَفَّسَ
    18. dan demi subuh apabila fajar telah menyingsing,
  • اِنَّهٗ لَقَوۡلُ رَسُوۡلٍ كَرِيۡمٍ
    19. sesungguhnya (Al-Qur’an) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),
  • ذِىۡ قُوَّةٍ عِنۡدَ ذِى الۡعَرۡشِ مَكِيۡنٍ
    20. yang memiliki kekuatan, memiliki kedudukan tinggi di sisi (Allah) yang memiliki ‘Arsy,
  • مُّطَاعٍ ثَمَّ اَمِيۡنٍؕ
    21. yang di sana (di alam malaikat) ditaati dan dipercaya.
  • وَ مَا صَاحِبُكُمۡ بِمَجۡنُوۡنٍ‌ۚ‏
    22. Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah orang gila.
  • وَلَقَدۡ رَاٰهُ بِالۡاُفُقِ الۡمُبِيۡنِ‌ۚ
    23. Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (Jibril) di ufuk yang terang.
  • وَمَا هُوَ عَلَى الۡغَيۡبِ بِضَنِيۡنٍ‌ۚ
    24. Dan dia (Muhammad) bukanlah seorang yang kikir (enggan) untuk menerangkan yang gaib.
  • وَمَا هُوَ بِقَوۡلِ شَيۡطٰنٍ رَّجِيۡمٍ
    25. Dan (Al-Qur’an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk,
  • فَاَيۡنَ تَذۡهَبُوۡنَؕ
    26. maka ke manakah kamu akan pergi?
  • اِنۡ هُوَ اِلَّا ذِكۡرٌ لِّلۡعٰلَمِيۡنَ
    27. (Al-Qur’an) itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam,
  • لِمَنۡ شَآءَ مِنۡكُمۡ اَنۡ يَّسۡتَقِيۡمَؕ
    28. (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang menghendaki menempuh jalan yang lurus.
  • وَمَا تَشَآءُوۡنَ اِلَّاۤ اَنۡ يَّشَآءَ اللّٰهُ رَبُّ الۡعٰلَمِيۡنَ
    29. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam.